Monday, June 21, 2010

Meet Again ....

Cukup lama vakum, but still alive dong....

Tuesday, June 16, 2009

Lovers of Nature and Environment

Impressed by a rumor that in which the lovers of nature at this time. This question is at once a puzzle that appeared to still have people who know about the nature lovers.

In general consists of various elements of community college students, student organizations until the PA (the lovers) common mushroom is also present today. Popular in University in a Mapala (Mahasiswa Pecinta Alam) and in High School the name famous with Sispala (Siswa Pecinta Alam).

In general, people know is the nature lovers who like to have a hobby or ascend the mountain with a long and shaggy hair, clothes, accessories that typically signifies a lover of nature. Unfortunately opinions attached to the PA itself is more on the negative connotations, this is more often due to the occurrence of vandalism practices in the mountains, where wanawisata even in the top of the mountain even though there is a spike-spike fraudulent. Irrespective of whether this act of a nature lovers or just coincidence that fraudulent people who ascend the mountain just take spidol or spray paint.

Because difficult to distinguish between the genuine nature lovers who care about nature and the environment, or nature lovers who do not have a fake feeling of concern in the nature and the environment, supposition is the more knowledgeable of the social behavior that is not commendable, such as making noise in the middle of the night screaming and cry even more surprised more often is finding a variety of condoms to waste even in certain places, who else, if this is not the person who often play to the mountain.

Apart from the negative connotations before, nature lovers have a position which is very important role in the young generation to build awareness of this nature as we see Does the activity (green action)or action made by a few clean nature lovers. This indicates there is a perception that is still not known by most people about the nature lovers who are not in session berkutat climb the mountain.

However, in the rank political environment, nature lovers tend to be political, in the environmental movement as a whole has not been lovers of nature show a synergy of dynamic movement, it seems there is no one thinking tactical movement in the nature lovers scrutinize government policies that are not environmentally friendly. Furthermore the role of student nature lovers, is still little action advocacy from students of nature lovers to environmental problems. This gave the impression apathetic to advocate for victims of pollution to the environment or the rejection of the plan does not consider the environment.

Quoted from a note Gerlorfd Nelson United States senator in 1970 that was delivered in the Catalyst Conference Speech Illionis of 1990, he said "if you want to change the country for activities that are difficult issues of political policy, lovers of the environment are a source of strength with what can be done, if you want to have the State for the purposes of economy, think about yourself and generations to come, we are confident you can do". Note that this becomes the basis for discourse in the environmental movement against global capitalism.

Now is not something that is not possible to build a synergy of movement of both the nature lovers that Mapala, SISPALA or group - a group of nature lovers for the future of the environment because environmental problems are problems with the correlation between so many lovers of nature with the preservation of this nature in the positive not vice versa.

"Few ideas that you write in the paper, will be more meaningful than a thousand words spoken"

Monday, June 15, 2009

Modal dan Kreatifitas dalam Dunia Wisata

Dunia Pariwisata dewasa ini telah berubah menjadi “green oil” baru dalam penerimaan suatu negara. Namun tidak mudah mengeksplorasinya sehingga menghasilkan dan berdaya guna bagi sebuah negara.

Kita dapat bercermin dari negara-negara tetangga kita seperti Malaysia, Singapur atau Thailand, yang telah mampu mengeksplore potensi wisata mereka untuk dijual dan dikomersilkan sehingga menjadi pos pemasukan yang signifikan dalam keuangan negara mereka. “Jadi bagaimana dengan Indonesia ?” Kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia tahun 2006 mencapai 4.871.351 orang, sedangkan pada tahun 2007 terjadi peningkatan mencapai 5.505.759 orang, devisa yang didapat dari kunjungan wisatawan itu adalah 4,5 Milliar US Dolar tahun 2005 dan 4,4 Milliar US Dolar di tahun 2004 (data BPS).

Namun Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia belum puas dengan angka tersebut dan tetap menargetkan angka 10 Juta visitor ke Indonesia di Tahun 2009. Disamping itu kita juga harus mengakui untuk mempromosikan Indonesia, kita masih sangat minim anggaran yang tersedia. Tahun 2007 saja, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia hanya mendapatkan anggaran sebesar Rp 900 milyar, termasuk biaya promosi sekitar Rp 100 milyar. Jumlah anggaran promosi ini jauh dibanding dengan Malaysia yang di tahun 2007 nilainya mencapai 80 juta dolar. Mungkin anggaran promosi kita itu hanya cukup untuk memasang iklan di CNN saja bagi mereka. Karenanya tidak mengherankan jika pendapatan Malaysia dari dunia kepariwisataan tahun 2006 mencapai 11 miliar dolar.

Ada ungkapan dari Ranah minang menyikapi fenomena di atas “Gadang Paho Gadang Kaki, Gadang Usaho Gadang Rasaki” Jadi segala sesuatu yang dimodali dengan usaha dan keringat yang extra, pastilah mendapatkan hasil yang extra pula.

Namun kita tidak perlu risau dengan hal tersebut, ada satu hal lagi yang perlu kita risaukan apabila kita tidak sanggup memenuhinya, yaitu kreatifitas pengembangan dunia wisata itu sendiri. Kreatifitas ini akan masuk ke semua elemen dari dunia wisata tersebut, mulai dari promosi, fasilitas dan akomodasi, icon, adat istidat, kuliner, merchandise dan lain-lain. Semua hal tersebut harus di kemas apik dan menarik dalam satu paket yang akan ditawarkan kepada calon visitor itu sendiri, dan ini adalah ranah pekerjaan creative management. Sehubungan dengan hal di atas apakah itu semua tidak juga membutuhkan modal ? tentu dan sangat butuh sekali. Jadi bagaimana…?

“Adakalanya budget mengikuti kreatifitas dan kadangkala kreatifitas mengikuti baudget” Semua tergantung pilihan kita.

By : Aswandi Azhar

Wednesday, May 27, 2009

Buletin Mata Angin Galapagos Edisi April s/d mei 2009

Buat rekan-rekan yang berminat meng-update berita seputar Galapagos, pastinya harus memiliki buletin ini. Buletin ini bertajuk MATA ANGIN.


Rubrik beragam, mulai dari kegiatan Galapagos, Biografi, sudut Sekretariat, Artikel, Galerry dan lain-lain. Buat dapetinnya gampang,……

Hubungi Sekretariat KPA Galapagos Jl. Asahan No. 6 Komplek GOR H. Agus Salim Padang. Telp. 0751-443792

Ini merupakan edisi II April s/d Mei 2009…..,.,
Limitted edition.......

Tuesday, May 26, 2009

Numpang Nampang...

...in memorium Purus V no. 17 Padang..


...tutup survival PDG 22.,.,,. (akhirnya)

...PDG 23 (penyeberangan kering).... Lubuk Paraku.



Friday, May 1, 2009

Berita akan datang

Akan Datang .....!!!!!

1. Pelantikan Sispala Galapagos Angkatan 24
tanggal 31 Januari 2009 di Sarasah Ulu Gadut Padang

2. Inisiasi Pengambilan Baju Kuning Angkatan 24
di Goa Padayo Karang Putih Indarung Padang

3. Pergantian Pengurus Sispala Galapagos Angkatan 23

4. Diklat Rafting Galapagos
tanggal 24-26 April 2009 di Muaro Sijunjung

Pendidikan Dasar Galapagos 2008

.... Satu lagi Bakal Calon Anggota Sispala Galapagos disiapkan ….

Sispala Galapagos yang merupakan sebuah wadah berkumpulnya kawula muda yang memiliki kesamaan hobi dan minat memiliki sebuah standar perekrutan anggotan berupa beberapa tahapan yaitu : Seleksi Calon Anggota, Pendidikan Dasar Galapagos dan Pelantikan Anggota.

I. Seleksi Calon Anggota

Seleksi Calon Anggota Sispala Galapagos yang dalam hal ini adalah Angkatan ke-24 telah dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 2008 Seleksi ini sebuah kegiatan penjaringan calon anggota berupa test fisik dan test pengetahuan umum. Seleksi Calon anggota diikuti 20 orang. Pelaksanaan kegiatan seleksi ini di bawah tanggung jawab Ketua Sispala Galapagos angkatan 23 yaitu saudara M. Taufik.

II. Pendidikan Dasar Galapagos

a. Persiapan

Setelah dinyatakan lulus tahapan seleksi, calon anggota akan memasuki tahapan pembekalan tentang ilmu yang menyangkut kegiatan alam bebas dan lain-lainnya. Kegiatan Pendidikan dasar Galapagos ini merupakan kegiatan wajib bagi semua calon anggota yang berminat menjadi anggota Sispala Galapagos. Dalam hal Pendidikan Dasar Galapagos, kegiatan di bawah tanggung jawab KPA Galapagos yang merupakan kelompok bagi alumni Sispala Galapagos.

Panitia Pendidikan Dasar Galapagos ini dibentuk tanggal 15 September 2008 dengan SK Ketua KPA Galapagos No. 005 / SK-KPA / GLP / 2008 dengan jumlah 60 orang panitia. Komandan Latihan PDG 2008 adalah saudara Budi Heru yang membawahi seksi-seksi penunjang antara lain: Perizinan, Akomodasi, Konsumsi, Dana, Kurikulum, Logistik dan perlengkapan, dan Operasi.

Tim Kurikulum telah menyusun materi-materi pendidikan yang akan diberikan yaitu :
- Filosofi Pencinta Alam
- AMDAL
- Konservasi Sumber Daya Alam
- Manajemen Perjalanan dan Perbekalan
- Navigasi Darat
- Teknik Survival
- Botani dan Zoologi
- SAR dan ESAR
- Jurnalistik
- Komunikasi Lapangan
- P3K Praktis
- Mitigasi Bencana
- Dll

Pendidikan Dasar Galapagos ini akan dibagi menjadi 2 bagian yaitu : Pendidikan Ruangan (Teori) dan Pendidikan Lapangan (Simulasi). Pendidikan Dasar Galapagos ini telah dilaksanakan pada tanggal :

Pendidikan Ruangan : 23, 30 November, 07 dan 14 Desember 2008
Lokasi : Sekretariat KPA Galapagos

Pendidikan Lapangan : 25, 26 dan 27 Desember 2008
Lokasi : Lubuk Minturun Padang

Pendidikan Dasar Galapagos ini dibuka untuk umum yang membuatnya berbeda dengan pendidikan tahun-tahun sebelumnya. Untuk menjaring peserta pendidikan tersebut panitia menyiapkan Brosur dan Pamflet yang disebar ke sekolah-sekolah di Kota Padang. Dari penyebaran pamflet dan brosur itu panitia berhasil menjaring 42 peserta pendidikan baik dari calon anggota yang telah mengikuti Seleksi sebelumnya dan peserta dari luar SMU I padang yang notabenenya adalah sumber regenerasi dari Sispala Galapagos.

Sebagai informasi, Pendidikan Dasar Galapagos 2008 mendapat Rekomendasi dari Pemko Padang melalui Dinas Pendidikan Kota Padang. Selain itu rekomendasi kegiatan dari Kesbang Linmas Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang dan Kepolisian Kota Padang juga dikantongi.

Untuk peserta yang non SMU I Padang di terapkan sistem profesional, dalam arti mereka mutlak sebagai peserta yang menimba ilmu dari kegiatan Pendidikan Dasar Galapagos dan tidak ada pengecualian persyaratan bagi mereka.

Pada tahapan pendidikan ruangan semua materi disampaikan oleh instruktur yang berkompeten di bidangnya antara lain :
- BKSDA Sumbar
- WALHI Sumbar
- Satkorlak PB Sumbar
- Padang TV
- Badan SAR Padang
- HET (F. Kedokteran Unand)
- Sekber Pencinta Alam Sumbar
- RAPI Padang
- dan lain-lain.

b. Pendidikan Ruangan

Pendidikan Ruangan Galapagos ini dibuka pada tanggal 23 November 2008 secara resmi oleh Kepala Dinas Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kota Padang dan diikuti oleh 28 siswa. Dalam sambutannya beliau memenyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan suatu yang sangat urgen di Kota Padang, mengingat daerah kita merupakan daerah yang rawan bencana dan Pemda memerlukan orang-orang yang mampu dan memiliki skill di bidang mitigasi bencana untuk menjadi volaintire nantinya. Hal yang disampaikan kepala Dinas tersebut sejalan dengan tujuan dari KPA Galapagos untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan profesional di bidang kegiatan alam bebas dan mitigasi bencana.

Pendidikan Ruangan di buka dengan materi Filosofi Pencinta Alam yang disampaikan oleh instruktur dari KPA Galapagos Vince Herry. Pendidikan ruangan ini dilakukan secara maraton yang materi-materi tersebut di atas di bagi dalam 4 kali pertemuan ruangan. Peserta dibagikan Diktat Pendidikan yang merupakan panduan selama kegiatan Pendidikan Dasar Galapagos. Diktat tersebut disusun oleh Tim Kurikulum PDG 2008 Secara garis besar pendidikan ruangan tersebut berjalan dengan lancar sampai pada akhir Pendidikan Ruangan tanggal 14 Desember 2008 langsung diadakan evaluasi dari seluruh materi ruangan yang dibimbing oleh Panitia Kurikulum PDG 2008.

c. Pendidikan Lapangan


Pendidikan Dasar Galapagos Lapangan dibuka Tanggal 25 Desember 2008 oleh Komandan Latihan di Sekretariat KPA Galapagos jam 09.00 WIB dengan jumlah peserta 18 orang.


Dalam pendidikan lapangan tim Operasi Galapagos mendapat Support yang sangat besar dari Sekber PA Sumbar dan Kelompok Pencinta Alam Sumbar lainnya. Siswa diberangkatkan dari sekretariat jam 09.30 WIB dengan didampingi tim operasi dan Instruktur dengan bus sampai ke titik awal long march yaitu Simpang Kalumpang tabing.

Dari titik awal long march, siswa jalan kaki sampai ke lokasi kegiatan navigasi yang berjarak sekitar 5 km. Sampai di lokasi kegiatan navigasi, siswa, panitia dan instruktur istirahat, makan dan sholat.

Hari pertama kegiatan Pendidikan Lapangan, siswa mendapatkan simulasi materi Navigasi, Bivak Ponco, Api dan lain-lain dengan di dampingi instruktur dari KPA Galapagos dan Sekber PA Sumbar. Hari kedua materi masuk ke Teknik Survival, Botani dan Zoologi, Jerat, Bivak Alam, SAR dan lain-lain. Pada hari ketiga, disaat siswa dalam keadaan survival materi SAR hari kedua dilanjutkan sampai survivor ditemukan. Survivor ditemukan tepat dilokasi base camp dan langsung dilaksanakan penutupan survival dan kegiatan Pendidikan Dasar Galapagos yaitu tanggal 27 Desember 2008 jam 17.00 WIB.

Pelaksanaan kegiatan Pendidikan Lapangan memakai sistem flying camp yang terbagi menjadi 3 (tiga) titik camp, yaitu Camp I (Hari Pertama), Camp II (Hari Kedua) dan Base Camp (Hari Ketiga). Selama tiga hari kegiatan lapangan tersebut Siswa, Panitia dan Instruktur di dampingi oleh Tim Medis dari Swara Nightanggle Jurusan Keperawatan F. Kedokteran Unand. Sukses untuk Galapagos

III. PENGHIJAUAN KPA GALAPAGOS

Kegiatan penghijauan yang diadakan sebenarnya adalah satu paket dengan dari kegiatan Pendidikan Dasar Galapagos 2008. Penghijauan dilaksanakan tanggal 28 Desember 2008 sekaligus sebagai penutupan resmi Pendidikan Dasar Galapagos 2008.

Sesuai dengan rekomendasi Bapak Walikota melalui Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, kegiatan Penghijauan Galapagos ini harus diikuti oleh perwakilan SMA/SMK se-Kota Padang untuk ambil bagian dalam penanaman pohon di samping dari Anggota Galapagos sendiri Siswa Pendidikan Dasar Galapagos dan undangan dari Kelompok-kelompok Pecinta Alam se Sumatera Barat.

Di samping itu Kegiatan Penghijauan ini melibatkan warga Lubuk Minturun dan sekitarnya dengan sasaran pemanfaatan lahan masyarakat sebagai tempat penghijauan


Bibit penghijauan itu sendiri merupakan bantuan dari Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan Kota Padang sebanyak 500 batang dan sumbangan dari donatur sebanyak 500 batang. Bibit yang ditanam adalah bibit tumbuhan keras berupa Mahoni, Matoa dan Durian.

Upacara Penutupan Pendidikan Dasar Galapagos 2008 itu sendiri dilaksanakan Minggu tanggal 28 Desember 2008 jam 09.00 WIB dengan Pembina Upacara Walikota Padang yang dalam hal itu diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kota Padang Bapak Ir. Asnel. Dalam amanatnya beliau menyampaikan kegiatan Pendidikan Dasar Galapagos ini merupakan sebuah kegiatan positif bagi kawula muda yang memiliki kelebihan energi dan kreatifitas, apalagi dikombinasikan dengan Kegiatan Penghijauan yang juga akan dilaksanakan pada hari itu.

Penutupan Pendidikan Dasar Galapagos 2008 secara resmi dilaksanakan oleh Bapak Kepala Dinas dengan ditandai pemasangan Scraft PDG 2008 kepada salah seorang Siswa PDG 2008.



Selanjutnya kegiatan penghijauan langsung dilaksanakan dengan diawali penanaman oleh Bapak Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kota Padang. Para peserta penghijauan langsung menyebar untuk melakukan penanaman pohon di areal penghijauan yang sudah disiapkan oleh panitia.

Untuk lebih menambah arti kegiatan penghijauan tersebut panitia menyiapkan plang nama yang akan diisi oleh peserta untuk pengabadian pohon yang di tanam dengan nama mereka sendiri atau nama orang yang mereka sayangi.

Kegiatan peghijauan tersebut berakhir jam 11.30 WIB dengan sukses dan sampai berjumpa di kegiatan lainnya....


PELANTIKAN SISPALA GALAPAGOS ANGKATAN 24

Memenuhi sistem perekrutan anggota Sispala Galapagos, Pelantikan Anggota Sispala Galapagos Angkatan ke 24 akan dilaksanakan tanggal 31 Januari 2009.

Melalaui Buletin ini kami sampaikan undangan terbuka bagi Anggota Galapagos untuk dapat hadir pada Acara Pelantikan tersebut.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi sekretariat KPA Galapagos di Jl. Asahan No. 6 Komplek GOR H. Agus Salim Padang (Buka 24 jam).
 
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia